RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 32 kali
SEJAK KAPAN ADA NEGARA ISRAEL
1 Raja-raja 2:3-4 (TB) 3 Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju, 4 dan supaya TUHAN menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel.
1 Raja-raja 8:20 (TB) Jadi TUHAN telah menepati janji yang telah diucapkan-Nya; aku telah bangkit menggantikan Daud, ayahku, dan telah duduk di atas takhta kerajaan Israel, seperti yang difirmankan TUHAN: aku telah mendirikan rumah ini untuk nama TUHAN, Allah Israel,
Dalam sebuah diskusi ada satu pertanyaan absurb dari seorang pembicara "Sejak kapan ada negara Israel?" Ini bukan pertanyaan retorika atau pertanyaan keingintahuan tapi ungkapan sebuah kebodohan dari seorang yang seharusnya tahu dengan pasti bahwa Kerajaan Israel itu sebuah fakta dan realita sejarah yang tidak terbantahkan.
Ada sebuah tanggapan di medsos atas diskusi tsb khususnya untuk kalimat "Sejak kapan ada Kerajaan Israel?"
Saya cuplik dengan menyembunyikan nama ybs demi privasi: “Sejak kapan ada negara Israel?” Pertanyaan ini terdengar sederhana, tapi justru menunjukkan betapa dangkalnya pemahaman sejarah yang dibawa ke ruang publik. Dalam kajian sejarah Timur Dekat Kuno, Israel bukan sekadar cerita Alkitab. Ia adalah entitas politik nyata sejak Zaman Besi, sekitar abad ke-10 sebelum masehi. Bentuknya? Monarki. Sama seperti kerajaan-kerajaan lain di kawasan itu. Dan ini bukan klaim sepihak. Ada prasasti abad ke-9 SM yang ditemukan di utara Israel modern. Ditulis oleh musuh Israel sendiri, bukan oleh pengikutnya. Di sana tertulis jelas: “Raja Israel” dan “Rumah Daud”. Artinya apa? Artinya, lebih dari 2.800 tahun lalu, sudah ada entitas politik bernama Israel yang diakui bahkan oleh lawannya. Dalam dunia sejarah, pengakuan dari musuh adalah bukti paling kuat karena mereka tidak punya kepentingan untuk mengarang legitimasi lawannya. Belum lagi temuan kota berbenteng seperti yang menunjukkan adanya sistem pemerintahan, militer, dan administrasi. Ini bukan komunitas dongeng. Ini ciri negara. Memang, para sejarawan masih berdebat soal seberapa besar kerajaan itu. Tapi satu hal yang tidak lagi diperdebatkan: keberadaannya. Jadi ketika ada yang bertanya “sejak kapan Israel ada?”, masalahnya bukan pada jawabannya melainkan pada kemauan untuk membaca sebelum berbicara.
Kerajaan Israel memang pernah hancur bersamaan dengan Bait Allah pada tahun 70 oleh Jendral Titus dan penduduknya tercerai berai. Tertapi sesuai nubuatan Kristus. Matius 24:32 (TB) Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.
Pohon Ara melambangkan bangs Israel yang bertunas setelah ribuan tahun tiada, tetapi pada tgl 14 Mei 1948 negara itu berdiri hingga sekarang dengan kekuatannya yang liar biasa.
Kerajaan Israel kuno bukan saja pernah ada dan masih ada serta berjaya. Tetapi ternyata Kerajaan itu merupakan bayangan (tipe/bayang-bayang) dari realitas yang lebih besar dan sempurna, yaitu Kerajaan Allah yang akan digenapi sepenuhnya pada masa "langit baru dan bumi baru". Kerajaan Israel adalah bentuk fisik dan historis (sementara), sedangkan Kerajaan Allah di masa depan adalah bentuk rohani dan kekal (sempurna).
Itulah yang diberitakan oleh Kristus. Matius 4:23 (TB) Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu. Markus 1:15 kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!". Lukas 8:1 Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia. Kisah Para Rasul 8:12 Tetapi sekarang mereka percaya kepada Filipus yang memberitakan Injil tentang Kerajaan Allah dan tentang nama Yesus Kristus, dan mereka memberi diri mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan.
Kita bukan saja memberitakan Injil Kerajaan Allah tetapi hidup kita harus bergaya Kerajaan Allah karena kita adalah warga negara Kerajaan Allah.
Filipi 3:20-21 (TB) 20 Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, 21 yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

