RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 1170 kali
Agar dapat ditahbiskan menjadi pendeta di gereja kami, para sarjana teologi harus melalui serangkaian proses seleksi selama beberapa tahun. Setelah itu, seluruh calon dikumpulkan, dan ketua panitia menyampaikan keputusan mereka. “Setelah melakukan proses seleksi yang ketat, kami menyimpulkan, tidak ada satu orang calon pun yang layak melayani Tuhan dan ditahbiskan menjadi pendeta!” katanya. Perubahan mimik di wajah para calon pendeta terlihat jelas. Lalu ketua panitia melanjutkan, “Kita semua memang tidak layak melayani Tuhan. Tetapi, syukurlah, Tuhan Yesus melayakkan kita karena Dia sudah mengampuni dan menyelamatkan kita!”
Semua manusia telah berdosa—sebuah kebenaran yang tak dapat disangkal. Namun, ketika manusia membandingkan dirinya dengan pendosa lain, sering kali mereka merasa lebih suci dan lebih layak di hadapan Tuhan. Padahal, jika dibandingkan dengan kekudusan Tuhan, kesalehan kita tak lebih dari kain kotor belaka (bd. Yes. 64:6).
Dosa tidak melulu soal seberapa banyak pelanggaran yang kita lakukan. Dosa bukan hanya berupa tindakan; dosa adalah tabiat kita. Kita dilahirkan dalam dosa, dan kita bertumbuh dengan kecenderungan berdosa. Tetapi dalam anugerah-Nya, Allah bertindak untuk mengatasi dosa. Kristus yang tanpa dosa dibuat-Nya menanggung seluruh dosa kita agar kebenaran-Nya dapat dikenakan kepada kita. Dengan menyambut anugerah-Nya, kita dibaharui: menjadi manusia baru dengan status baru, yaitu anak Allah. Kita pun dilayakkan untuk melayani Dia.—HT
KELAYAKAN KITA TIDAK BERSUMBER DARI DIRI SENDIRI,
MELAINKAN DARI KEBENARAN KRISTUS YANG DIPAKAIKAN KEPADA KITA
Sumber : www.renunganharian.net
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

