RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 1129 kali
Seorang sopir taksi sempat bersungut-sungut ketika mendapati penumpang hanya menggunakan jasa taksi jarak dekat, ke sebuah hotel. Namun, di hotel tersebut, ia mengangkut penumpang yang menyewa taksi dengan jarak yang cukup jauh. Artinya, ia mendapat rezeki besar. Hilanglah sungut-sungutnya.
Bangsa Israel adalah bangsa pilihan. Tuhan mengasihi mereka. Lihatlah bagaimana Tuhan menunjukkan kuasa dan kedahsyatannya saat di Mesir, sebelum mereka keluar dari sana. Namun, baru saja keluar dari Mesir, mereka segera bersungut-sungut (lihat Kel. 15:24, 16:2, 17:2, 32:1, Bil. 12:1-2, 14:1-2, 16:1-2, dan 20:2-5). Akar dari semua ini adalah mereka tidak puas kepada Tuhan saat perhatian mereka beralih pada dunia ini. Begitu mereka terantuk pada berbagai kesulitan, mulailah mereka marah pada-Nya. Dalam kondisi demikian, kita perlu membangun kesadaran demikian: “Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!” (Mzm. 103:2). Dia yang menebus kita dari lubang kubur (ay. 4), memuaskan hasrat kita dengan kebaikan (ay. 5), tidak melampiaskan penghukuman setimpal dengan dosa kita (ay. 10), dan seterusnya. Kasih sayang-Nya melampaui kasih sayang seorang bapak kepada anak-anaknya.
Ya, tepat sekali! “Jangan lupakan segala kebaikan-Nya!” Nikmatilah berkat-Nya setiap hari. Dengan mengingat kebaikan-Nya, dengan mengingat siapa diri kita di hadapan-Nya, kita tidak akan kecewa dan bersungut-sungut kala mengalami masa sulit.—HIS
DALAM KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN,
JANGAN PERNAH BERPALING DARI-NYA, SEBAB IA TETAP SETIA
Sumber : www.renunganharian.net
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

