RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 300 kali
MUNGKINKAH HIDUP SUCI
Ayub 4:17 (TB) Mungkinkah seorang manusia benar di hadapan Allah, mungkinkah seseorang tahir di hadapan Penciptanya?
Elifas orang Teman adalah salah seorang sahabat Ayub yg selama tujuh hari tujuh malam menangis bersama Ayub ketika Ayub menderita sengsara. (Ayub 2:11). Sebuah kalimat pertanyaan retorika keluar dari mulut Elifas "Mungkinkah seorang manusia benar di hadapan Allah, mungkinkah seseorang tahir di hadapan Penciptanya?"
Kita mungkin berpikir seperti Elifas bahwa tidak mungkin orang bisa benar dan tahir atau kudus di hadapan Allah. Memang pada zaman itu tidak akan mungkin orang bisa hidup suci dan benar selama hidup di dunia yg bedosa ini. Di zaman now pun masih banyak yg berpikir demikian: mustahil hidup kudus di zaman internet dgn segala kemajuannya. Manusia makin rusak moralnya. Jika org percaya berpikir seperti itu sama saja kita menuduh Allah berbohong. Krn Tuhan memeritahkan orang percaya utk hidup kudus dan tidak bercela (Im 11:44-45, 19:2, Matius 5:48, Efesus 1:4, Kol 1:22, 1 Tes 4:4-8, 1 Pet 1:16). Bahkan ada 969 ayat yang berisi kata kudus dan suci. Jadi, jika Tuhan Yesus memerintahkan org percaya utk sempurna (Matius 5:48, 19:21-26) maka itu adalah sebuah keniscayaan. Bagi manusia mustahil tetapi bagi Allah tidak ada yg mustahil asal kita mau ikut Tuhan dan tidak terikat dgn dunia ini. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

