RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 865 kali
MENARI DENGAN SEKUAT TENAGA
2 Samuel 6:14-16 (TB) 14 Dan Daud menari-nari di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga; ia berbaju efod dari kain lenan. 15 Daud dan seluruh orang Israel mengangkut tabut TUHAN itu dengan diiringi sorak dan bunyi sangkakala. 16 Ketika tabut TUHAN itu masuk ke kota Daud, maka Mikhal, anak perempuan Saul, menjenguk dari jendela, lalu melihat raja Daud meloncat-loncat serta menari-nari di hadapan TUHAN. Sebab itu ia memandang rendah Daud dalam hatinya.
2 Samuel 6:20-22 Ketika Daud pulang untuk memberi salam kepada seisi rumahnya, maka keluarlah Mikhal binti Saul mendapatkan Daud, katanya: "Betapa raja orang Israel, yang menelanjangi dirinya pada hari ini di depan mata budak-budak perempuan para hambanya, merasa dirinya terhormat pada hari ini, seperti orang hina dengan tidak malu-malu menelanjangi dirinya!"21 Tetapi berkatalah Daud kepada Mikhal: "Di hadapan TUHAN, yang telah memilih aku dengan menyisihkan ayahmu dan segenap keluarganya untuk menunjuk aku menjadi raja atas umat TUHAN, yakni atas Israel, — di hadapan TUHAN aku menari-nari, 22 bahkan aku akan menghinakan diriku lebih dari pada itu; engkau akan memandang aku rendah, tetapi bersama-sama budak-budak perempuan yang kaukatakan itu, bersama-sama merekalah aku mau dihormati."
Daud menari-nari di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga. Ditanggalkannyalah baju kebesarannya sebagai raja diganti dengan baju efod dari kain lenan sederhana. Ternyata apa yang dilakukan Daud dipandang rendah oleh Mikhal isterinya.
Apa yang Daud lakukan mengandung kebenaran yang luar biasa. Daud tidak akan bisa menari dengan sekuat tenaga jika ia masih mengenakan jubah kebesarannya. Ia harus menanggalkannya terlebih dahulu baru bisa memuliakan TUHAN Allahnya.
Orang percaya harus menanggalkan ke-akuan dan egoisme dan kedagingannya baru hidupnya menjadi nyanyian yang menyukakan hati Allah. Nyanyian dan tarian kita bukan hanya syair dan melodi tapi segenap hidup yang dipersembahkan kepada Allah. Sejak bangun tidur hingga kembali lagi tidur semua harus ditujukan untuk kemuliaan Allah Bapa (1 Kor 10:31). Hanya orang yang mau berjuang sekuat tenaga untuk mencapai hal ini yang akan bisa menyukakan hati Bapa. Selamat menari di hadapan Allah semoga tarian Anda menyukakan hati Bapa. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

