RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 1306 kali
Nama putra sulung nabi Hosea, Yizreel, berarti Allah menabur. Saat nama itu ditetapkan, Allah bukan hendak menaburkan berkat, melainkan hukuman pada Yehu dan keturunannya, para raja Israel. Kenapa? Karena pada mereka ada “hutang darah Yizreel”, berkaitan dengan tindak pembantaian Yehu terhadap keluarga Ahab di Yizreel, meskipun tindakan itu memang diperintahkan Allah (ay. 4, 2 Raj. 9-10). Selain itu, Yehu dinilai Allah “tidak menjauh dari dosa-dosa Yerobeam bin Nebat” dan “tidak tetap hidup menurut hokum TUHAN, Allah Israel dengan segenap hatinya” (2 Raj. 10:29, 31). Lagi pula, “pemerintahan kaum Israel” memang juga akan diakhiri Allah di lembah Yizreel melalui raja Asyur (ay. 4-5, 2 Raj. 15:29, 17:2-6). Jadi, nama “Yizreel” berkonotasi buruk.
Syukurlah, kisah ini tidak berhenti di situ. Walaupun melalui “Yizreel” Allah mengancamkan hukuman, melalui nama itu pula Dia memberi pengharapan akan pemulihan dan keselamatan. Sesudah menghukum Israel, Dia akan memulihkan mereka kembali pada “hari Yizreel” (ay. 10-11; 2:21 22). Israel akan kembali dikasihi-Nya dan menjadi umat-Nya (ay. 10, 12; 11:8-9). Kini “Yizreel” menjadi nama yang berkonotasi baik.
Anda juga menyandang “nama buruk”? Ada berita bagus: “nama buruk” Anda bisa diubah Allah menjadi “nama baik” demi kemuliaan-Nya. Beri Dia kesempatan mengubah nama dan kehidupan Anda, seperti yang telah Dia lakukan pada Saulus. Setelah berubah menjadi Paulus, ia dipercaya menuliskan firman-Nya melalui 13 surat di Perjanjian Baru. Mau?—HIS
NAMA BURUK” BISA MENJADI BERKAT
JIKA ALLAH BERKENAN MENGUBAHNYA
Sumber : www.renunganharian.net
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

