RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 584 kali
William Borden (1887-1913) dikenal sebagai salah satu misionaris kampus terhebat dan dermawan. Saat ia meninggal dunia, di bawah bantalnya ditemukan secarik kertas berisi “tiga No”.
No reserve (tidak ada lagi cadangan, bertanggal penyerahan dirinya kepada Tuhan). Demi Kristus, Borden rela keluar dari zona nyamannya sebagai putra jaksa kaya di Chicago dan menjadi misionaris dari Universitas Yale. Ia mendirikan Yale Hope Mission dan pada musim gugur 1913 mewariskan uang senilai 1 juta dolar AS (2,2 miliar dolar AS dalam kurs 2010). Ternyata, “cadangannya” telah dipulihkan Tuhan (1:12b)!
No retreat (pantang mundur, bertanggal saat sang ayah melarangnya terlibat lagi dalam bisnis). Dalam pertemuanStudent Revival Movement (SVM) pada 1905 di Nashville, AS, Borden menerima tantangan Dr. Samuel Zwemer, misionaris di Mesir, untuk pergi ke Kansu, Tiongkok, yang dipandang sebagai “salah satu tempat penugasan tersulit di dunia penginjilan” saat itu. Untuk persiapan, Borden belajar bahasa di Kairo, Mesir. Tetapi, ketika baru tiga bulan di sana, cerebral meningitis menghentikan langkahnya. Gagalkah ia? Tidak. Ada 35 juta salinan biografinya dalam bahasa Cina tersebar ke seluruh provinsi di Tiongkok dan membuka ladang misi yang sebelumnya sulit dijangkau!
No regret (tiada penyesalan, bertanggal saat ia sakit keras). Borden “tidak malu” mengikuti Dia karena ia tahu Siapa yang ia percayai (1:12). Ia juga “telah mengakhiri pertandingan yang baik” dan “telah mencapai garis akhir” (2 Tim. 4:7).—HIS
BUAH PELAYANAN ANDA BELUM TAMPAK? JANGAN UNDUR,
REKAN PENERUS ANDA KELAK PASTI AKAN MELIHATNYA
Sumber : www.renunganharian.net
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

