RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 428 kali
Lukas 15:17 (TB) Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.
Anak bungsu yg sdh kehabisan hartanya dan skrg sdh melarat baru menyadari keadaannya. Dia membandingkan dirinya skrg dgn org upahan Bapa-nya yg sangat kontras. Hal ini yg menyebabkan ia bertekad utk kembali kepada Bapa-nya. Hatinya sadar bhw berada dekat Bapa jauh lebih baik daripada jauh dari Bapa.
Pertanyaan seperti ini muncul: Kenapa Bapa tdk mencari anak-nya yg hilang ini? Kenapa Dia "hanya menunggu saja"?. Kita bisa mengerti mengapa Bapa tdk mencari anak-nya yg hilang ini bukan krn ia tdk mau atau tdk mampu. Buat apa Bapa mencari dan menemukan si anak jika hati-nya masih jauh dari Bapa.
Ketika hati anak bungsu sadar dan mau kembali kpd Bapa, Bapa sangat bersuka cita melebihi apapun krn kali ini Bapa mendapatkan hati si anak.
Berikanlah hati kita hanya kpd Bapa di sorga krn hal ini membuat Ia senang dan berkenan.
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

