info
Shalom. Salam sejahtera untuk kita semua. Tuhan Memberkati. Amin.

RENUNGAN HARIAN

Dimanakah Tabut Perjanjian Itu Sekarang

Di lihat : 4795 kali

DIMANAKAH TABUT PERJANJIAN ITU SEKARANG
1 Tawarikh 13:3 (TB)  Dan baiklah kita memindahkan tabut Allah kita ke tempat kita, sebab pada zaman Saul kita tidak mengindahkannya." 

1 Tawarikh 13:3 (BIMK)  Kemudian kita pergi mengambil Peti Perjanjian Allah, yang telah dibiarkan terlantar selama pemerintahan Raja Saul."

Raja Daud berinisiatif untuk memindahkan Tabut Perjanjian yang selama ini ditelantarkan oleh raja Saul selama 40 tahun. Tuhan senang dengan rencana raja Daud ini. 2 Samuel 6:17-18 (TB) 17 Tabut TUHAN itu dibawa masuk, lalu diletakkan di tempatnya, di dalam kemah yang dibentangkan Daud untuk itu, kemudian Daud mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan di hadapan TUHAN.  18 Setelah Daud selesai mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan, diberkatinyalah bangsa itu demi nama TUHAN semesta alam. 

Sebenarnya apa siginifikansi Tabut Allah itu?. Kita tahu Tuhan Allah menyuruh Musa membuat tabut sebagai lambang kehadiran Allah. (Keluaran 25:10, 22). 

Apa isi tabut perjanjian itu? Di dalam Tabut Perjanjian itu ditempatkan: Dua loh batu berisi Sepuluh Perintah Allah. (Keluaran 25:16).  Gulungan Kitab Taurat yang berisi lima kitab pertama Alkitab Ibrani, dari Kitab Kejadian sampai Kitab Ulangan. (Ulangan 31:26). Satu buli-buli emas berisi manna. (Keluaran 16:33-34). Tongkat Harun yang pernah bertunas. (Ibrani 9:4).

Tabut Perjanjian merupakan tempat di mana Allah bertemu dengan umat-Nya. Selain itu juga merupakan tanda kehadiran Allah di antara umat Israel. Tabut Perjanjian merupakan artefak yang berharga bagi bangsa Israel. Untuk ukuran dari Tabut Perjanjian, dalam Keluaran 25:10 dituliskan bahwa "dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya." Kalau dikonversi panjang sekitar 114 cm, tinggi sekitar 70 cm dan lebarnya 70 cm juga. Ada juga yang mengklaim Tabut itu berbentuk peti persegi panjang yang terbuat dari kayu penaga dengan ukuran 1,3x1x1m. Seluruh bagian tabut dilapisi dengan emas dan didalamnya tersimpan loh hukum Allah, buli-buli berisi manna, tongkat Harun (Ibr. 9:4). Tabut Perjanjian memiliki penutup yang disebut tutup pendamaian terbuat dari emas (Kel. 25:17) serta terdapat dua kerub emas yang saling berhadapan dengan sayap terkembang (Kel. 25:19-20).

Tabut ini memiliki empat gelang pada setiap penjurunya agar kaum Lewi dapat mengangkatnya ketika bangsa Israel berpindah tempat. Untuk mengangkat tabut digunakan tongkat kayu yang dimasukkan ke lubang gelang-gelang pada keempat penjurunya. Tabut dibuat di Sinai oleh Bezaleel menurut pola yang disampaikan kepada Musa (Kel. 25:10-22).

Tabut Perjanjian dianggap takhta kehadiran Allah yang tidak tampak di bumi dan siapa yang menajiskannya akan dibinasakan (1 Sam. 6:19). Dari Gilgal tabut dipindahkan ke Betel (Hak. 2:1; 20:27), lalu dibawa ke Silo pada zaman hakim-hakim (1 Sam. 1:3; 3:3), dan di sana terus hingga dirampas oleh orang Filistin di medan pertempuran di Eben-Haezer (1 Sam. 4). Kehadiran tabut di kota-kota Filistin menimbulkan wabah di kota-kota itu (1 Sam. 5), karena itu orang Filistin mengembalikan tabut itu ke Kiryat-Yearim (1 Sam. 6).

Raja Daud menempatkan tabut di sebuah kemah di Yerusalem (2 Sam. 6) dan tidak mau memindahkannya selama pemberontakan Absalom (2 Sam. 15:24-29). Dengan upacara kebesaran raja Salomo menempatkan tabut di Bait Suci (1 Raj. 8:1) dan kembali ditempatkan di tempat kudus sesudah pembaharuan yang dilakukan Yosia ( 2 Taw. 35:3). Yeremia menubuatkan suatu zaman tanpa tabut itu (Yeremia 3:16). Mungkin tabut itu hilang waktu Yerusalem dibinasakan oleh orang Babel pada tahun 587 SM dan tabut tidak ada di Bait Suci yang kedua.

Sekarang dimanakah tabut perjanjian itu? No body knows. Konon katanya, Tabut Perjanjian sekarang berada di Ethiopia. Para peneliliti mengklaim bahwa sekte Yahudi yang dipimpin oleh Raja Manasye dari Israel membawa Tabut Perjanjian melalui Sungai Nil. Peneliti dan arkeolog yang tergabung dalam Bible Archaeology Search and Exploration Institute (BASE) mengklaim bahwa mereka telah menemukan Tabut Perjanjian. Tim peneliti dari BASE menemukan bukti yang meyakinkan bahwa Tabut Perjanjian telah dibawa keluar melalui Sungai Nil. Tabut Perjanjian sekarang berada di dataran tinggi terpencil dari Kush kuno (sekarang disebut Ethiopia). Para peneliliti mengklaim bahwa sekte Yahudi yang dipimpin oleh Raja Manasye dari Israel membawa Tabut Perjanjian melalui Sungai Nil.

Bagi umat PB (Perjanjian Baru) kehadiran Allah sudah dinyatakan dalam Kristus. Yohanes 1:10-18 (TB) 10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.  11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.  12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; 13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. 14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. 15 Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku."  16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;  17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.  18 Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Sesungguhnya Tuhan berkenan hadir dan berdiam di dalam orang percaya untuk menyertainya senantiasa. 1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  1 Korintus 6:19 (TB)  Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? 

Orang percaya yang menghayati keberadaan Allah tidak akan hidup sembarangan dan tidak akan menelantarkan kehadiran-Nya. Bukti orang percaya yang menghayati kehadiran Allah adalah hidupnya makin serupa dengan Kristus. (CS)

Ditulis oleh: Pdt. Cecep Soeparman M.Th

Staf Pastoral di GBI FILEMON

RELATED SERMON

22 Dec 2025

KASIH YANG TAK BERKESUDAHAN

Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...

17 Aug 2025

I'm A Hero

PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...

14 Jun 2017

YESUS BANGKIT DAN HIDUP

Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

Filemon On Air
RAKER SEMESTER 1 26 JULI 2025 PENGURUS FILEMON FAMILY CHURCH (GBI FILEMON)