RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 252 kali
ORANG BODOH
Lukas 24:25-27 (TB) 25 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi! 26 Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?" 27 Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.
Siapa yang disebut orang bodoh? Mengapa disebut orang bodoh? Apakah Alkitab mengajarkan supaya kita menjadi orang bodoh?
Kleopas dan temannya disebut orang bodoh. (Lukas 24:24-25). Inilah salah satu orang bodoh yang tercatat di dalam narasi penampakan Yesus ketika menyertai perjalanan Kleopas dan temannya dari Yerusalem pulang kampung ke Emaus. Yesus berkata kepada teman-teman seperjalan-Nya, katanya: "... Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi!" (Luk 24:25).
Lihat bagaimana secara emosional Yesus menghardik Kleopas dan temannya dengan berkata: "hai kamu orang bodoh". Manusia bodoh macam apa yang dimaksudkan Yesus ini?
Arti bodoh menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) punya beberapa arti:
1. Tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak dapat mengerjakan.
2. Tidak memiliki pengetahuan (pendidikan, pengalaman).
Sedangkan kata "Bodoh" dari kata Yunani: á¼€νÏŒητος anoétos artinya: foolish (bodoh), thoughtless (tidak punya otak), unintelligent (tidak cerdas), not understood (tidak paham).
Apa pengertian dari kata ANOETOS yang dimaksudkan Yesus. Untuk mengerti pengertiannya kita gabungkan dengan kalimat selanjut: "Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi!"
Ketika kata bodoh digabungkan dengan kalimat selanjutnya tsb sehingga menjadi satu kesatuan maka pengertian yang jauh lebih jelas. Jadi, kata "bodoh" itu mempunyai pengertian "lamban hatinya untuk percaya". Banyak orang yang secara intelektual pandai, tetapi mereka "pandir" menurut Alkitab, yaitu lamban hatinya untuk percaya.
Masalahnya yang lamban hatinya untuk percaya itu adalah para murid, termasuk Kleopas dan temannya. Nanti Tomas juga begitu. Lamban untuk percaya apa maksudnya? Selanjutnya Yesus berkata: "... segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi" (Luk 24:25). Apa yang dikatakan para nabi? Baca catatan Lukas ini, tercatat: "Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?” Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi" (Luk 24:26-27). Bukan hanya segala kitab para nabi, kitab-kitab Musa pun menuliskan bahwa Kristus, Sang Mesias, harus menderita sampai ajal menjemput sebelum masuk ke dalam kemuliaan-Nya (kebangkitan dan kenaikan-Nya ke sorga). Mereka manusia bodoh yang lamban hatinya untuk percaya bahwa Sang Mesias harus menderita dan masuk kemuliaan-Nya. Karena bodoh, lamban hatinya untuk percaya segala sesuatu yang dipercayakan para nabi, maka ketika Yesus, Sang Mesias, mati disalibkan, mereka muram, kehilangan pengharapan dan pulang ke kampung halaman. Untung mereka tidak bunuh diri.
Adakah di antara para murid zaman now termasuk orang bodoh seperti Kleopas dan temannya itu? Adakah yang lamban hatinya untuk percaya apa yang katakan Alkitab tentang penderitaan, kematian dan kebangkitan Yesus, Sang Mesias? Adakah Yesus pernah menghardik para murid zaman now dengan mengatakan: "hai orang bodoh - betapa lamban hati untuk percaya segala sesuatu yang dikatakan kitab para nabi"? (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

