RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 121 kali
THE NEED FOR SELF DISCIPLINE
1 Korintus 9:24-27 (TB) 24 Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! 25 Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. 26 Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. 27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.
Terjemahan New International Version sangat menarik dengan lugas memberi judul perikop ini "The Need for Self-Discipline" (Kebutuhan untuk disiplin diri)
1 Corinthians 9:24-27 (New International Version) 24 Do you not know that in a race all the runners run, but only one gets the prize? Run in such a way as to get the prize. 25 Everyone who competes in the games goes into strict training. They do it to get a crown that will not last, but we do it to get a crown that will last forever. 26 Therefore I do not run like someone running aimlessly; I do not fight like a boxer beating the air. 27 No, I strike a blow to my body and make it my slave so that after I have preached to others, I myself will not be disqualified for the prize. (24 Tahukah kamu bahwa dalam perlombaan semua pelari berlari, tetapi hanya satu yang mendapat hadiah? Berlarilah sedemikian rupa untuk mendapatkan hadiah. 25 Setiap orang yang bersaing dalam pertandingan akan mendapat pelatihan yang ketat. Mereka melakukannya untuk mendapatkan mahkota yang tidak akan bertahan lama, tapi kami melakukannya untuk mendapatkan mahkota yang akan bertahan selamanya. 26 Oleh karena itu aku tidak berlari seperti seseorang yang berlari tanpa tujuan; Aku tidak bertarung seperti petinju yang memukul udara. 27 Tidak, aku memukul tubuhku dan menjadikannya budakku agar setelah aku berkhotbah kepada orang-orang lain, aku sendiri tidak akan didiskualifikasi untuk mendapat hadiah).
Kekristenan itu dianalogikan seperti pertandingan atau perlombaan. Rasul Paulus menganalogikan dengan sangat tepat. Untuk memenangkan perlombaan itu perlu disiplin diri. Hanya mereka yang punya disiplin diri-lah yang akan memenangkan perlombaan itu. Disiplin diri untuk masuk strict training (pelatihan yang ketat). Demikian dengan pertandingan iman perlu disiplin rohani diri yang ketat. Ibrani 12:1-2 (TB) 1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. 2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

