RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 135 kali
HIDUP UNTUK BERKARYA
Amsal 16:4 (TB) TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuat-Nya untuk hari malapetaka.
Ada pertanyaan yang kerap kali ditanyakan: Makan untuk hidup atau hidup untuk makan? Jawaban tergantung paradigma yang dimilikinya. Kita makan supaya bisa melanjutkan hidup kita sebab jika kita tidak makan dalam jangka waktu tertentu kita bisa sakit bahkan mati. Jika kita hidup hanya untuk makan maka kita tidak ada bedanya dengan binatang yang hanya hidup supaya bisa survive. 1 Korintus 15:32 (TB) Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka "marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati".
Sebenarnya keberadaan kita di bumi ini bukan tanpa maksud dan tujuan. Kita diciptakan untuk suatu tujuan sebagaimana tujuan awal manusia diciptakan. Kejadian 2:15 (TB) TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Kejadian 1:26-28 (TB) 26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." 27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."
Manusia diciptakan untuk memuliakan atau menganggungkan nama Tuhan. Itulah sebabnya manusia hidup harus berkarya atau bekerja yang membawa manfaat bagi orang lain bukan hanya untuk dirinya sendiri. Yesaya 43:7 (BIMK) Sebab mereka semua telah dipanggil dengan nama-Ku, mereka Kuciptakan untuk mengagungkan Aku."
Manusia diciptakan untuk mengusahakan dan memelihara taman eden atau bumi ini. Setelah manusia jatuh dalam dosa pun tujuan ini pun tetap berlaku karena hakekat manusia adalah bekerja. Jadi manusia hidup untuk berkarya atau bekerja, bukan hanya bekerja untuk hidup, mencukupi kebutuhan hidup diri sendiri dan keluarga kita saja.
Paulus memberi makna keberadaannya di bumi ini dengan sempurna. Filipi 1:21-26 (TB) 21 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. 22 Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. 23 Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus — itu memang jauh lebih baik; 24 tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu. 25 Dan dalam keyakinan ini tahulah aku: aku akan tinggal dan akan bersama-sama lagi dengan kamu sekalian supaya kamu makin maju dan bersukacita dalam iman, 26 sehingga kemegahanmu dalam Kristus Yesus makin bertambah karena aku, apabila aku kembali kepada kamu. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

