RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 112 kali
MOUTH TO MOUTH
Bilangan 12:7-8 (TB) 7 Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku. 8 Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?"
Numbers 12:7-8 (NET) 7 My servant Moses is not like this; he is faithful in all my house. 8 With him I will speak face to face, openly, and not in riddles; and he will see the form of the Lord. Why then were you not afraid to speak against my servant Moses?”
Musa itu hamba Tuhan yang berkenan kepada Allah yang sangat lembut hatinya. (Bilangan 12:3).
Tuhan berbicara kepada Musa face to face. Sebenarnya tidak ada seorang pun yang pernah melihat Allah karena Allah adalah Roh. Yohanes 4:24 (TB) Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." Yohanes 1:18 (TB) Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya. 1 Timotius 6:16 (TB) Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorang pun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.
Sebenarnya lebih tepat Allah berbicara langsung tanpa perantara atau medium seperti mimpi atau tanda-tanda (teka teki). Allah berbicara dari mulut ke mulut. Ibrani: פֶה×ֵלפֶה
Pel El Peh. Peh artinya: mouth (mulut). Musa dengar langsung suara Allah masuk ke telinganya dan Musa pun langsung berbicara kepada Allah. Itulah sebabnya King James Version menterjemahkan "I speak mouth to mouth"
Numbers 12:7-8 (KJV) 7 My servant Moses is not so, who is faithful in all mine house. 8 With him will I speak mouth to mouth, even apparently, and not in dark speeches; and the similitude of the LORD shall he behold: wherefore then were ye not afraid to speak against my servant Moses?
Musa demikian dekatnya dengan Allah meskipun Musa diam saja ketika dituduh macam-macam, Allah yang murka dan menghukum Miryam. Bilangan 12:9-13 (TB) 9 Sebab itu bangkitlah murka TUHAN terhadap mereka, lalu pergilah Ia. 10 Dan ketika awan telah naik dari atas kemah, maka tampaklah Miryam kena kusta, putih seperti salju; ketika Harun berpaling kepada Miryam, maka dilihatnya, bahwa dia kena kusta! 11 Lalu kata Harun kepada Musa: "Ah tuanku, janganlah kiranya timpakan kepada kami dosa ini, yang kami perbuat dalam kebodohan kami. 12 Janganlah kiranya dibiarkan dia sebagai anak gugur, yang pada waktu keluar dari kandungan ibunya sudah setengah busuk dagingnya." 13 Lalu berserulah Musa kepada TUHAN: "Ya Allah, sembuhkanlah kiranya dia."
Jangan pernah mengusik hamba Allah yang hidupnya berkenan kepada Allah jika Anda tidak ingin berakhir tragis seperti Miryam. Musa masih berbelas kasih kepada kakaknya itu dan berdoa untuk kesembuhan Miryam. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

