RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 137 kali
TAHU ARAH PERGINYA
Yohanes 3:8 (TB) Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."
Yohanes 3:8 (TSI2) Karena kelahiran dari Roh Kudus adalah seperti putaran angin yang bertiup ke mana saja. Kita hanya bisa mendengar bunyinya, tetapi tidak tahu dari mana angin itu datang, atau ke mana angin itu pergi. Begitu juga dengan pekerjaan Roh Kudus dalam hati manusia.”
Tuhan Yesus menunjuk "angin" di ayat tsb sbg gambaran kehidupan seseorang yang telah mengalami kelahiran baru. Angin bertiup kedengaran suaranya tetapi tidak diketahui dari mana ia datang dan kemana ia pergi. Angin itu ada tetapi tidak diketahui dari mana asalnya dan kemana perginya.
Angin dalam teks Yunani (bhs asli PB) ada 2 kata: anemos menunjuk angin secara alamiah (Matius 7:25) dan pneuma yang lebih tepat artinya roh. Kata pneuma sejajar dengan kata Ruakh dalam bahasa Ibrani yang artinya roh. Inilah unsur yang dihembuskan Allah pada waktu penciptaan Adam yang disebut nafas hidup Ibraninya: nismat khayyim. (Kej 2:7). Roh inilah unsur kekekalan yang ada dalam diri manusia (Pkh 3:11b)
Kata angin di ayat tsb memakai kata Yunani: pneuma atau roh. Kata pneuma atau roh menunjuk kepada inti hakekat kehidupan atau unsur kehidupan yang paling penting dari manusia. Inilah unsur kekekalan manusia karena roh ini berasal dari Allah yang bisa berinteraksi dengan Allah. (Yoh 4:24). Allah adalah Bapa segala roh atau sumber asal dari segala roh (Ibr 12:9).
Dengan demikian orang yang mengalami kelahiran baru adalah mereka yang telah memiliki konsep yang benar mengenai hidup dan menjalani hidup sesuai dengan konsep tsb.
Konsep itu adalah "Kesadaran penuh dari mana dirinya datang dan kemana ia pergi".
Orang yang telah lahir baru menyadari sepenuhnya bahwa dirinya adalah makhluk kekal yang akan kembali kepada Tuhan penciptanya untuk mempertanggungjawabkan kehidupannya. (Yakobus 4:5, Pengkhotbah 12:7, Roma 14:12, 2 Korintus 5:10). Orang yang lahir baru menyadari sepenuhnya bahwa hidup di dunia ini hanyalah persiapan untuk kehidupan kekal yang akan datang di Yerusalem baru, di langit baru dan bumi baru dalam Kerajaan Allah yang kekal, Kerajaan Tuhan Yesus Kristus. Hidup untuk persiapan menempati rumah Bapa di sorga. (Yohanes 14:1-6). Utk membangun rumah di bumi yang bisa bertahan 25 th butuh waktu dan persiapan yang cukup lama apalagi rumah kekekalan. Persiapannya seumur hidup.
Sebaliknya orang yang bakat masuk neraka adalah orang yang tidak peduli dengan konsep kehidupan yang benar. Ia tidak mau mengerti dan tidak peduli dari mana ia datang dan kemana ia pergi. Orang yang tidak menghayati realitas ini pasti hatinya tertuju kepada hal-hal duniawi semata-mata. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

