RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 141 kali
MEMBUAT DIRINYA GEMUK
1 Samuel 2:29 (TB) Mengapa engkau memandang dengan loba kepada korban sembelihan-Ku dan korban sajian-Ku, yang telah Kuperintahkan, dan mengapa engkau menghormati anak-anakmu lebih dari pada-Ku, sambil kamu menggemukkan dirimu dengan bagian yang terbaik dari setiap korban sajian umat-Ku Israel?
1 Samuel 2:29 (TSI3) Jadi mengapa kamu dan anak-anakmu memandang rendah kurban dan persembahan yang diberikan bagi-Ku? Kamu lebih menghormati anak-anakmu daripada menghormati Aku, dan membuat dirimu gemuk dengan mengambil bagian terbaik dari seluruh persembahan yang dibawa oleh umat-Ku orang Israel.’
Eli adalah imam besar Israel di kota Silo, sebelum digantikan oleh Samuel. Eli adalah orang Lewi dari garis keturunan Itamar bin Harun. Anak-anak imam Eli sungguh-sungguh tidak menghormati Tuhan, dan menyalahgunakan hak-hak keimaman, dan imam Eli sendiri terlalu lembek terhadap tindakan kejahatan kedua anaknya yang adalah imam juga. Hal ini mendatangkan murka Tuhan. Eli bukan saja lembek terhadap anak-anaknya, ia juga lembek terhadap dirinya. Ia membiarkan dirnya gemuk bahkan overweight (mungkin obesitas) sehingga ketika ia terkejut mendengar kematian anaknya ia jatuh sehingga lehernya patah.
1 Samuel 4:14-18 (TB) 14 Ketika Eli mendengar bunyi teriakan itu, bertanyalah ia: "Keributan apakah itu?" Lalu bersegeralah orang itu mendapatkan Eli dan memberitahukannya kepadanya. 15 Eli sudah sembilan puluh delapan tahun umurnya dan matanya sudah bular, sehingga ia tidak dapat melihat lagi. 16 Kata orang itu kepada Eli: "Aku datang dari medan pertempuran; baru hari ini aku melarikan diri dari medan pertempuran." Kata Eli: "Bagaimana keadaannya, anakku?" 17 Jawab pembawa kabar itu: "Orang Israel melarikan diri dari hadapan orang Filistin; kekalahan yang besar telah diderita oleh rakyat; lagipula kedua anakmu, Hofni dan Pinehas, telah tewas, dan tabut Allah sudah dirampas." 18 Ketika disebutnya tabut Allah itu, jatuhlah Eli telentang dari kursi di sebelah pintu gerbang, batang lehernya patah dan ia mati. Sebab telah tua dan gemuk orangnya. Empat puluh tahun lamanya ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel.
Orang percaya harus mendisiplinkan dirinya bukan saja tubuhnya dijaga supaya tidak overweight atau obesitas tetapi terlebih rohaninya agar tetap prima. Rasul Paulus memahami prinsip ini dan memperingatkan kita. 1 Korintus 9:27 (TB) Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

