RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 304 kali
ANAK MANUSIA HARUS DISALIBKAN
Yohanes 3:14-15 (TB) 14 Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, 15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
Yohanes 3:14-15 (TSI2) 14 “Waktu nenek moyang kita sedang berada di padang gurun, sebuah ukiran ular digantungkan oleh Musa di atas tiang kayu. Demikian juga Aku— Anak Manusia, harus digantung di atas tiang kayu, 15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku menerima hidup untuk selama-lamanya.”
Yesus yang harus ditinggikan agar orang melihat Dia dan percaya kepada-Nya akan selamat adalah antitype dari typologi kisah ular tembaga yang menyelamatkan bangsa Israel dari gigitan ular tedung.
Bilangan 21:5-9 (TB) 5 Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: "Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak." 6 Lalu TUHAN menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu, yang memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel yang mati. 7 Kemudian datanglah bangsa itu mendapatkan Musa dan berkata: "Kami telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan TUHAN dan engkau; berdoalah kepada TUHAN, supaya dijauhkan-Nya ular-ular ini dari pada kami." Lalu Musa berdoa untuk bangsa itu. 8 Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup." 9 Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup.
Sengat maut adalah dosa yang jika tidak diselesaikan di kalvari maka semua orang akan meluncur masuk neraka kekal. 1 Korintus 15:56-57 (TB) 56 Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. 57 Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Roma 6:23 (TB) Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Salib adalah cara Allah menyelamatkan manusia dari dosa.
1 Korintus 1:18, 23-24 (BIMK) 18 Sebab bagi orang-orang yang menuju kebinasaan, berita tentang kematian Kristus pada salib merupakan omong kosong. Tetapi, bagi kita yang diselamatkan oleh Allah, berita itu merupakan caranya Allah menunjukkan kuasa-Nya. 23 Tetapi kita ini hanya memberitakan Kristus yang mati disalib. Berita itu menyinggung perasaan orang Yahudi, dan dianggap omong kosong oleh orang-orang bukan Yahudi. 24 Tetapi bagi orang-orang yang sudah dipanggil oleh Allah — baik orang Yahudi maupun orang bukan Yahudi — berita itu merupakan caranya Allah menunjukkan kuasa dan kebijaksanaan-Nya.
Apa itu salib? Mengapa pemberitaan tentang salib adalah kebodohan atau batu sandungan di satu sisi tetapi di sisi yang lain pemberitaan salib adalah kekuatan Allah.
Menurut kamus Browning: Salib adalah Alat penyiksaan dan penghukuman mati yang digunakan oleh orang Romawi, dan sebelumnya oleh orang Persia, yaitu sebuah tiang tegak, tempat mengikat atau memakukan tubuh orang yang terkutuk. Orang Romawi biasanya membiarkan tiang tersebut tetap ditempatnya, untuk hukuman mati berikutnya. Pesakitan mengangkat sendiri kayu palang yang ditambahkan di puncak tiang itu. Kejahatan atau pelanggaran yang menyebabkan hukuman mati dituliskan pada kayu palang tersebut, atau dituliskan pada papan yang dikalungkan di lehernya.
Umat PL (Perjanjian Lama) memiliki pemahaman yang sama. Ulangan 21:22-23 (TB) 22 "Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada sebuah tiang, 23 maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu."
Di salib itulah Tuhan Yesus mati sebagai orang yang terkutuk. Yesus yang tidak berdosa mati sebagai orang berdosa karena dosa dunia ditimpakan kepada-Nya. Galatia 3:13-14 (TB) 13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" 14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
Jika Yesus tidak mati di kayu salib maka kita yang terkutuk karena dosa asal dari Adam. Yesus melakukan itu untuk menggantikan kita. Itulah sebabnya salib adalah cara dan kekuatan Allah yang menyelamatkan tetapi kebodohan atau batu sandungan bagi mereka yang tidak percaya. Mereka yang tidak percaya salib Kristus pasti binasa. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

