info
Shalom. Salam sejahtera untuk kita semua. Tuhan Memberkati. Amin.

RENUNGAN HARIAN

Benar-benar Parah

Di lihat : 321 kali

BENAR-BENAR PARAH 
Yeremia 17:9 (TB)  Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya? 
Yeremia 17:9 (AYT)  Hati itu licik melebihi segala sesuatu, dan benar-benar parah, siapakah yang dapat memahaminya? 
Yeremia 17:9 (BIMK)  Hati manusia tak dapat diduga, paling licik dari segala-galanya dan terlalu parah penyakitnya.


Kata "membatu" dari kata Ibrani: anash artinya: desperately sick (sakit yang sudah sangat parah), incurable (tidak dapat disembuhkan), desperately wicked (sudah sangat jahat). 
Kata "mengetahui" Ibrani: Yada artinya to know by experince (mengetahui dengan mengalami atau menikmati). Kata Yada di sini juga berkonotasi menasihati.

Jika seseorang mengalami sakit lever (hepatitis) atau sakit kuning, dalam stadium awal masih bisa diobati dan bisa disembuhkan meskipun dengan biaya yang mahal. Tetapi jika sudah sampai stadium akhir sehingga menjadi serosis maka hampir tidak bisa lagi disembuhkan kecuali dilakukan tindakan transplantasi hati. Demikian juga dengan hati atau batin kita, jika sampai sakit dan mengeras atau membatu maka tidak bisa dipulihkan lagi. Di dalam Wahyu 22:11 dikatakan orang yang berbuat jahat akan terus berbuat jahat. Orang yang sudah sangat jahat di mana pun ia berada akan melukai siapa pun yang dekat dengannya. Ia tidak bisa dijadikan sahabat apalagi dinasihati. Jika ia tidak bertobat, maka orang seperti ini akan mencapai titik dimana tidak bisa balik (point of no return). 
Hati kita seperti tanah yang harus dirawat sehingga ketika benih Firman Tuhan ditabur, ia bertumbuh dan berbuah berlipat kali ganda, 30, 60, bahkan 100 kali lipat. (Matius 13:23). Selain seperti benih, Firman Tuhan juga seperti bajak yang menggemburkan tanah hati yang keras, sehingga siap ditabur benih. (Yes 28:23-24). Firman Tuhan seperti palu yang menghancurkan bukit batu. (Yer 23:29). Sekeras apa pun hati kita jika terus menerus kita biarkan dihajar oleh Firman, maka hati itu pada akhirnya akan hancur juga. 
Hati kita jangan dibiarkan mengeras apalagi sampai dia membatu. Kitalah yang harus menjaga hati kita supaya jangan sampai mengeras atau membatu. (Amsal 4:23). (CS).

Ditulis oleh: Pdt. Cecep Soeparman M.Th

Staf Pastoral di GBI FILEMON

RELATED SERMON

22 Dec 2025

KASIH YANG TAK BERKESUDAHAN

Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...

17 Aug 2025

I'm A Hero

PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...

14 Jun 2017

YESUS BANGKIT DAN HIDUP

Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

Filemon On Air
RAKER SEMESTER 1 26 JULI 2025 PENGURUS FILEMON FAMILY CHURCH (GBI FILEMON)