RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 239 kali
ZAMAN JAHILIAH
Titus 3:3 (TB) Karena dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan, hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji, saling membenci.
Apa maksudnya hidup dalam kejahilan? Apakah sama dengan jahiliah? Pada umumnya orang tahunya kata jahil sama dengan jail (iseng, nakal, suka mengganggu, suka menggoda dlsb).
Kata "kejahilan" di teks tsb dari kata Yunani: á¼€νÏŒητος anoétos artinya: foolish (bodoh, tolol), thoughtless (tidak bijaksana), unwise (tidak bijaksana), not understood, unintelligible (tidak jelas, tidak dapat dipahami). Kata ini terdiri dari dua kata yaitu: A (negative particle) + noieo.
A atau alfa artinya: tidak. NOIEO artinya: to perceive with the mind (merasa dengan pikiran), to understand (mengerti), to have understanding (memiliki pengertian)
to think upon (berpikir atas), heed (memperhatikan), ponder (merenungkan), consider (mempertimbangkan).
Yang menariknya kata NOIEO itu dari kata: nous artinya: mind (pikiran), budi. Kata nous ini yang dipakai dalam Roma 12:2.
Roma 12:2 (TB) Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Orang Kristen yang tidak mengalami pembaharuan budi adalah orang yang bodoh yang serupa dengan dunia. Hal ini ditandai: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan, hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji, saling membenci.
Mereka ini berada dalam masa kebodohan atau jahiliah. 1 Petrus 1:14 (TB) Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, 1 Petrus 1:14 (TL) Sebagaimana anak-anak yang taat, janganlah kamu merupakan kehidupanmu menurut hawa nafsumu yang dahulu itu, tatkala kamu di dalam masa jahiliat,
Jika Anda tidak mau hidup dalam masa jahiliah maka dengarlah FirmanTuhan dan lakukanlah. Matius 7:24-27 (TB) 24 "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. 25 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. 26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. 27 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya." (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

