RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 450 kali
Pengkhotbah 7:2, 4 (TB) Pergi ke rumah duka lebih baik dari pada pergi ke rumah pesta, karena di rumah dukalah kesudahan setiap manusia; hendaknya orang yang hidup memperhatikannya.
Orang berhikmat senang berada di rumah duka, tetapi orang bodoh senang berada di rumah tempat bersukaria.
Kitab Pengkhotbah memberi pandangan yg berbeda dari pada pandangan org pada umumnya bhw pergi ke rumah duka lebih baik dari pada pergi ke tempat pesta. Org umumnya lebih suka datang ke tempat pesta dp hadir ke tempat org yg sdg berduka.
Ketika kita datang ke rumah duka, kita memperhatikan sahabat atau kerabat kita terbujur kaku tak berdaya. Hal ini mengingatkan kita pada suatu fakta bhw suatu kali kelak kitalah yg akan berbaring di peti mati itu. Itulah sebabnya org bijak lebih senang berada di rumah duka. Pemahaman bhw ada batas umur hidup kita dan menghayati realitas kekekalan akan mengubah sikap dan cara hidup kita. Org yg tdk mau memahami realitas kematian dan kekekalan adalah org yg bodoh. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

