RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 1300 kali
PIALAKU PENUH MELIMPAH
Mazmur 23:5 (TB) Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Ada satu tafsiran yang sangat menarik tentang "Pialaku penuh melimpah" dikaitkan dengan tradisi pada zaman kuno, ketika seseorang diundang duduk di meja jamuan seorang raja. Posisi dan isi dari cawan seseorang memiliki makna yang sangat dalam. Jika seseorang mendapati cawannya kosong dan tidak di-refill (tidak diisi ulang), itu pertanda bahwa waktunya telah habis, dia harus segera undur diri dari hadapan raja. Kalau seseorang cawannya kosong lalu diisi ulang, maka raja masih menghendaki orang itu tetap tinggal sedikit lebih lama. Tetapi, apa yang terjadi jika piala atau cawan tempat minuman ini diisi sampai melimpah, sampai tumpah; itu melambangkan bahwa raja berkenan atas orang tersebut. Raja yang menjamunya tidak mau orang ini undur dari hadapannya. Begitulah Allah, Raja di atas segala raja berkenan kepada Daud, Ia tidak mau Daud undur dari hadapan Tuhan. Gambaran ini sesuai dengan tulisan tabib Lukas dalam Kisah Para Rasul 13:22 (TB) Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.
Apakah piala kita penuh melimpah? Orang percaya harus menjalani kehidupan yang membuat cawannya dialiri terus-menerus sampai melimpah, pertanda bahwa Tuhan, Raja di atas segala raja itu, tidak ingin kita undur dari hadapan-Nya. Semuanya tergantung tekad kita masing-masing. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

