RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 18 kali
JALAN TUHAN
Matius 2:11-12 (TB) 11 Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. 12 Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.
Matthew 2:11-12 (RKJNT) 11 And when they had come into the house, they saw the child with Mary his mother, and fell down, and worshipped him: and when they had opened their treasures, they presented to him gifts; gold, and frankincense, and myrrh. 12 And being warned by God in a dream that they should not return to Herod, they departed to their own country by another way.
Orang-orang Majus menempuh jalan lain setelah diperingatkan dalam mimpi. Apa yang akan terjadi seandainya mereka tidak mengambil jalan lain? Bisa saja mereka akan bertemu kembali dengan raja Herodes yang sangat kejam, sadis dan bengis. Mereka bisa binasa. Lihat saja kekejaman Herodes yang tidak berperasaan. Ia membantai anak-anak berumur 2 tahun ke bawah. (Matius 2:16-18). Mereka pun pulang "melalui jalan lain". Kata jalan di ayat ini tidak hanya mengacu pada jalan secara geografis, tetapi juga mengacu pada jalan hidup (bdk. Mat 7:13-14; Yoh 14:6). Perjumpaan dengan Sang Raja nyatanya mengubah jalan hidup mereka secara radikal.
Jika kita tidak ingin binasa kita harus menempuh jalan lain yaitu Jalan Tuhan. Yohanes 1:23 (TB) Jawabnya: "Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya."
Kisah Para Rasul 18:25 (TB) Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus, tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes.
Jalan Tuhan juga jalan yang baru yang Tuhan buat kita yang percaya kepada-Nya. Jalan via dolorosa yang dibuat Kristus memungkinkan kita bisa sampai kepada Bapa di Sorga. (Ibrani 10:19-20).
Kadang-kadang jalan Tuhan itu jalan yang menurun tapi ujungnya mulia. (Kisah Para Rasul 8:26, 35-38). Ketika kita diingatkan tentang jalan Tuhan, terima dan ikutilah jalan itu. (Kisah Para Rasul 18:25). Meskipun jalan Tuhan itu kelihatannya sunyi dan menurun, percayalah jalan itulah yang akan membuat kita selamat sampai ke rumah Bapa di Sorga (Yohanes 14:6, Kisah Para Rasul 8:26, 16:17).
Kisah Para Rasul 16:17 (TB) Ia mengikuti Paulus dan kami dari belakang sambil berseru, katanya: "Orang-orang ini adalah hamba Allah Yang Mahatinggi. Mereka memberitakan kepadamu jalan kepada keselamatan." (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

