RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 10 kali
AKIBAT MENINGGALKAN KASIH MULA-MULA
Wahyu 2:5 (TB) Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.
Peringatan kepada Jemaat di kota Efesus sangat keras karena mereka meninggalkan kasih mula-mula. Efesus merupakan kota terbesar di propinsi ini. Berbeda dengan Kolose sebagai kota satelit (seperti Bogor, Garut dlsb). Kota Efesus ini adalah satu-satunya di antara ketujuh kota lain yang muncul tiga kali dalam kitab-kitab Perjanjian Baru: Kota ini memperoleh perhatian cukup luas di dalam Kisah Para Rasul (18:18-19:41); kepada jemaat di kota inilah Paulus menuliskan salah satu suratnya; dan kepada jemaat itu pula Tuhan yang telah naik ke surga mengirimkan sebuah surat. Setelah memuji jemaat atas ketekunan mereka dalam bekerja, dalam kesabaran, dan penolakan mereka atas para rasul palsu, Tuhan menunjuk kepada satu kekurangan yang menyedihkan - jemaat telah kehilangan kasih yang semula (ay. 4). Tuhan mengancam akan mengambil kaki dian jemaat ini jika mereka tidak bertobat.
Apa makna "mengambil kaki dian" ? Menurut Wahyu 1:20 kaki dian melambangkan jemaat. Kaki dian itu merupakan tempat bagi sumber terang, dan kita tahu bahwa Tuhan adalah Terang. Kalau kaki dian itu diambil, maka di dalam gereja itu akan menjadi gelap. Jadi kalau kaki dian itu diambil mungkin masih ada orang yang hadir dalam setiap kebaktian hari Minggu, tetapi tidak ada gereja lagi, yang ada hanya sebuah organisasi sosial.
Apa yang menjadi kebanggaan mereka, yaitu bahwa di Kota Efesus ajaran yang murni dipegang dan dipelihara, akan dihapus oleh Tuhan Yesus sendiri, jikalau mereka tidak bertobat. Demikianlah nilai ajaran yang murni yang tidak disertai dengan kasih!
Mengambil kaki dian artinya: Kristus akan menolak setiap perhimpunan atau jemaat, dan mengeluarkannya dari dalam kerajaan-Nya, jikalau mereka tidak bertobat dari kasih dan ketaatannya yang merosot kepada Tuhan Yesus Kristus. Jemaat Efesus akan kehilangan kedudukannya sebagai pusat agama.
Beruntunglah mereka bertobat. Menurut surat Ignatius kepada Efesus, mereka memang bertobat, sehingga ancaman ini tidak terjadi atau setidaknya ditunda. Biarlah kita terus mengasihi Tuhan dengan dibuktikan mengikuti perintah-Nya. (Yoh 14:15, 21). Ingat! 1 Korintus 16:22 (TB) Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia. Maranata! (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

