RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 2 kali
BAPA ZIONISME
Ezra 1:1-2 (TB) 1 Pada tahun pertama zaman Koresh, raja negeri Persia, TUHAN menggerakkan hati Koresh, raja Persia itu untuk menggenapkan firman yang diucapkan oleh Yeremia, sehingga disiarkan di seluruh kerajaan Koresh secara lisan dan tulisan pengumuman ini: 2 "Beginilah perintah Koresh, raja Persia: Segala kerajaan di bumi telah dikaruniakan kepadaku oleh TUHAN, Allah semesta langit. Ia menugaskan aku untuk mendirikan rumah bagi-Nya di Yerusalem, yang terletak di Yehuda.
Kores raja Persia bukan saja memulangkan bangsa Israel dari Babel tapi ia juga memerintahkan orang membangun kembali Bait Allah yang hancur.
Ezra 5:13 (TB) Akan tetapi pada tahun pertama zaman Koresh, raja negeri Babel, dikeluarkanlah perintah oleh raja Koresh untuk membangun rumah Allah ini. Ezra 5:17 (TB) Oleh sebab itu, jikalau dianggap baik oleh raja, maka hendaklah diadakan penyelidikan di dalam gedung perbendaharaan raja, di sana, di Babel, apakah pernah dikeluarkan perintah oleh raja Koresh untuk membangun kembali rumah Allah yang di Yerusalem itu. Kemudian keputusan raja tentang hal itu kiranya dikirimkan kepada kami."
Ezra 6:14 (TB) Para tua-tua orang Yahudi melanjutkan pembangunan itu dengan lancar digerakkan oleh nubuat nabi Hagai dan nabi Zakharia bin Ido. Mereka menyelesaikan pembangunan menurut perintah Allah Israel dan menurut perintah Koresh, Darius dan Artahsasta, raja-raja negeri Persia.
Jadi siapa Kores sebenarnya? Raja Koresh Agung (Cyrus the Great) dari Persia disebut sebagai salah satu figur "Bapak Zionisme" atau pendahulu gerakan Zionisme karena perannya yang sangat vital dalam sejarah Yahudi, khususnya dalam memulangkan orang-orang Yahudi dari pembuangan Babel dan mendukung pembangunan kembali Bait Allah di Yerusalem. Koresh menaklukkan Babel pada tahun 539 SM dan segera mengakhiri masa pembuangan bangsa Yahudi selama 70 tahun. Koresh mengeluarkan dekrit yang mengizinkan orang-orang Yahudi untuk kembali ke tanah air mereka (Sion/Yerusalem) dan membangun kembali Bait Suci mereka yang telah dihancurkan oleh Nebukadnezar. Koresh tidak hanya mengizinkan kepulangan, tetapi juga mengembalikan perlengkapan Bait Allah yang dulu dijarah dari Yerusalem dan mendukung pembangunan kembali Bait Allah dengan dana kerajaan. Dalam tradisi Yahudi dan Alkitab (Kitab Yesaya 45:1), Koresh dipandang sebagai alat Tuhan (diurapi) untuk memulihkan umat-Nya, meskipun ia bukan pemeluk agama Yahudi.
Tuhan bisa memakai siapa saja untuk maksud dan tujuan-Nya. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

