RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 8 kali
DIOTREFES
3 Yohanes 1:9-10 (TB) 9 Aku telah menulis sedikit kepada jemaat, tetapi Diotrefes yang ingin menjadi orang terkemuka di antara mereka, tidak mau mengakui kami. 10 Karena itu, apabila aku datang, aku akan meminta perhatian atas segala perbuatan yang telah dilakukannya, sebab ia meleter melontarkan kata-kata yang kasar terhadap kami; dan belum merasa puas dengan itu, ia sendiri bukan saja tidak mau menerima saudara-saudara yang datang, tetapi juga mencegah orang-orang, yang mau menerima mereka dan mengucilkan orang-orang itu dari jemaat.
3 Yohanes 1:9-10 (TSI2) 9 Saya sudah menulis surat kepada jemaat, tetapi Diotrefes tidak mau mendengarkan apa yang kami katakan. Dia selalu ingin menjadi orang nomor satu di antara mereka. 10 Oleh karena itu, waktu saya datang, saya akan menyatakan berbagai perbuatan yang sudah dia lakukan— yaitu cerita palsu dan hal-hal jahat yang dia katakan tentang kami. Dia juga tidak mau menerima saudara-saudara seiman yang datang ke tempat itu. Dan bukan itu saja, dia bahkan melarang orang-orang yang mau menolong saudara-saudara seiman itu. Dan kalau ada anggota jemaat yang masih melakukan hal seperti itu, dia mengeluarkan orang-orang itu dari jemaat.
Siapakah Diotrefes? Seorang pemimpin jemaat, calon pemimpin yang ambisius, yang dikecam oleh sang Penatua, penulis 3 Yohanes (9-11), karena mempersoalkan otoritas rasul Yohanes dan menghina orang-orang yang mewakilinya. Diotrefes adalah seorang yang berkepribadian kuat, yang membujuk mayoritas jemaat untuk mendukungnya. Tampaknya ia adalah seorang tua-tua yang mencemooh klaim otoritas kerasulan Yohanes.
Diotrefes memiliki sifat yang tidak baik sebagai pelayan Tuhan: Gila hormat, tidak mengakui otoritas rasul, suka menyebar gosip dan kata-katanya kasar, menjadi batu sandungan bagi orang baru dan suka mengucilkan orang.
Bagaimana akhir hidup Diotrefes? Memanh akhir hidup Diotrefes tidak diceritakan secara eksplisit, namun surat tersebut menggambarkan situasi di mana Diotrefes sedang dalam posisi disorot karena tindakan jahatnya. Yohanes menegaskan akan datang untuk menindak tegas perilaku Diotrefes jika ia berkunjung. Orang seperti Diotrefes yang gila hormat tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Bdg Galatia 5:18-26.
Biarlah kita selalu mawas diri dan senantiasa hidup dalam pertobatan agar jangan menjadi seperti Diotrefes. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

