RENUNGAN HARIAN
Di lihat : 404 kali
Matius 16:21-22 (TB) Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."
Petrus seorg murid Yesus yg utama, sejak awal mengikut Yesus dan mendengar Injil yg diajarkan Tuhan Yesus. Ketika mendengar pernyataan Tuhan Yesus bhw Ia akan menderita dan mati dan bangkit pada hari ketiga. Petrus menegor Gurunya itu, murid menegor guru adalah bukan hal yg lazim. Yg lebih celaka, Petrus meminta Allah menjauhkan apa yg akan terjadi pada Yesus itu. Padahal apa yg akan terjadi pd Yesus memang kehendak Allah Bapa-Nya.
Mengapa Petrus justru menganggap penderitaan Yesus di Yerusalem bukan kehendak Allah Bapa? Krn Petrus salah memahami maksud dan tujuan dari kedatangan Yesus ke dunia. Ia memahami kedatangan Yesus seperti Raja Daud yg membawa bgs Israel berjaya secara berkelimpahan. Seperti Salomo yg kaya raya. Ini juga yg terjadi dgn teologi kemakmuran yg salah memahami misi utama kedatangan Tuhan Yesus. Tuhan Yesus datang spy umat-Nya hidup berkelimpahan tapi bukan sekedar kelimpahan materi. Hidup yg berkualitas tinggi yaitu memiliki karakter seperti Kristus bukan kelimpahan materi. Ada org yg hidup berkelimpahan secara materi tetapi kualitas karakternya buruk tdk luhur dan mulia. Orientasi Injil diajarkan Tuhan Yesus bukan di bumi tapi di langit baru dan bumi yg baru. (CS)
22 Dec 2025
Mengawali dengan realitas kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan. Kasih Manusia bisa berubah tida...
17 Aug 2025
PRINSIP DASAR KITA ADALAH PADA KEYAKINAN BAHWA KESELAMATAN DAN HIDUP BERKEMENANGAN HANYA DAPAT DIPEROLEH MELALUI IM...
14 Jun 2017
Kebangkitan Kristus merupakan kebenaran yang sangat penting bahkan menjadi kebenaran yang terpenting dalam iman kri...

